Diet Golongan Darah B

Kelompok darah B secara statistik adalah kelompok darah paling sering kedua setelah golongan darah AB. Pemilik darah tipe B adalah mereka yang umumnya memiliki tubuh yang sangat mudah beradaptasi, beradaptasi dengan cepat terhadap kondisi dan sistem kekebalan tubuh yang relatif lebih kuat dengan sistem saraf yang seimbang.

Diet non-darah dapat menyebabkan gangguan aktivitas seluler di organ tubuh, nutrisi yang tidak mudah diserap dan gangguan metabolisme.

Pemilik golongan darah B memiliki risiko penyakit kardiovaskular yang relatif rendah (jantung dan sirkulasi), namun rentan terhadap infeksi virus dan penyakit autoimun seperti lupus, sklerosis dan kelelahan kronis.

Untuk tubuh yang sehat, pemilik golongan darah B dianjurkan untuk mengimbangi konsumsi makanan hewani dan nabati dengan memperhatikan bahwa beberapa daging tidak baik untuk dimakan.

Berikut adalah berbagai jenis makanan dan aturan untuk golongan darah B

1. Daging dan unggas
Kurangi konsumsi ayam atau daging unggas lainnya, karena bisa membekukan jaringan tubuh pada protein darah lectin unggas, yang menyebabkan perubahan sistem kekebalan tubuh. Jika tidak dapat dihindari, yang terbaik adalah kelompok darah B makan daging kalkun.

Makan lebih banyak daging merah seperti daging domba atau kelinci beberapa kali dalam seminggu jika Anda merasa lelah dan rendah energi.

2. Seafood
Kandungan protein kerang sangat tinggi dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Makan lebih banyak halibut, salmon, sarden dan bibit. Secara umum, semua kerang dikonsumsi dengan baik oleh golongan darah B, namun hindari semua jenis lada lectin yang bisa mengubah sistem kekebalan tubuh dan menyebabkan stres.

3. Telur dan produk susu
Tipe darah paling aman yang menikmati semua jenis produk susu, golongan darah B. Kelompok B kelompok darah memungkinkan pencernaan produk susu tanpa memperlambat metabolisme atau stres yang ditimbulkannya.

Kefir, keju cottage, keju kambing, mozzarella, susu sapi, susu kambing dan yogurt sejak awal sangat baik, untuk mendukung nutrisi penting jenis darah B. Seperti unggas yang buruk, hindari unggas. seperti telur bebek, telur angsa dan telur puyuh.

4. Minyak dan lemak
Untuk menunjang kesehatan jantung, Anda harus menggunakan minyak zaitun untuk memasak. Minyak kelapa sawit cukup netral untuk golongan darah B. Hindari minyak kedelai, minyak kelapa, minyak wijen dan minyak bunga matahari, karena tidak bereaksi dengan baik dengan protein darah kelas B.

5. kacang-kacangan
Pemilik golongan darah B disarankan untuk menghindari kacang-kacangan, terutama kacang tanah, biji wijen dan biji bunga matahari (Kuaci). Ini karena kenari mengandung lektin yang bisa mengganggu produksi insulin, mengubah sistem kekebalan tubuh dan bahkan menyebabkan diabetes jangka panjang.

Meski tidak disarankan, tapi orang Asia, termasuk Indonesia, sangat terbiasa makan kacang, jadi terkadang efek jangka panjangnya tidak terlihat atau baru.

6. Gandum dan udang
Mayoritas golongan darah B kurang sesuai untuk konsumsi gandum dan olahannya, seperti roti gandum, sereal, biskuit, pasta gandum, dll. Gandum memiliki lektin yang bisa mengurangi keefektifan kerja insulin dan mencegah pembakaran lemak di tubuh. Selain itu, gandum juga sangat cepat untuk meningkatkan berat golongan darah B.

7. Mayur Sayuran
Kembang kol, kentang, kol, peterseli dan wortel adalah sayuran yang sangat baik dikonsumsi. Apel, asparagus, bawang merah, jamur, acar, sayuran berdaun hijau dan jahe juga netral untuk golongan darah B. Secara umum, tidak terlalu banyak pembatasan sayuran untuk golongan darah B, namun hindari mengkonsumsi tomat terlalu banyak, karena dapat menyebabkan dinding iritasi pada perut.

8. buah
Semua jenis buah baik dikonsumsi golongan B darah, yang terbaik dari anggur, pepaya, pisang dan plum. Dilanjutkan dengan jambu mete, apel, kiwi, melon, semangka, stroberi netral.

sumber: Diet Sehat

Comments

(0 Comments)

Your email address will not be published. Required fields are marked *