Cara menghilangkan lemak di perut

Semua lemak perut sebaiknya tidak diangkat. Meski lemak jangka panjang bisa berbahaya bagi kesehatan, ada juga lemak yang dibutuhkan tubuh, karena hormon ini melepaskan hormon untuk proses metabolisme tubuh. Pelajari cara menyingkirkan lemak di perut Anda yang benar dan aman bagi tubuh Anda.

Fungsi lemak di tubuh, selain di atas, seperti menyimpan kelebihan kalori, yang bisa dijadikan cadangan energi saat tubuh tidak memiliki asupan. Cadangan makanan ini berupa lemak yang disimpan di berbagai bagian tubuh. Namun, lemak di bagian tubuh lain adalah lemak di perut, yang perlu Anda ketahui dan kenali.

Lemak di daerah perut meliputi

Lemak subkutan: Lemak ini terletak tepat di bawah kulit dan tidak memiliki risiko kesehatan utama, keduanya bermanfaat bagi tubuh.
Lemak Visceral: Lemak ini melilit organ dalam Anda dan dapat menyebabkan masalah kesehatan. Lemak visceral dikaitkan dengan kondisi resistensi insulin yang menyebabkan insulin. Selain itu, diyakini bahwa hormon yang disebut leptin, yang dilepaskan oleh lemak viseral, mempengaruhi fungsi kognitif otak dan meningkatkan risiko demensia.
Lemak di pinggang atau perut lebih banyak digunakan sebagai indikator kesehatan dibanding lemak yang ada di pinggul atau paha yang merupakan lemak subkutan. Jadi jika Anda memiliki lingkar pinggang 90-100 cm atau lebih, diasumsikan Anda memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit tertentu.

Cara menghilangkan lemak di perut yang aman

Seseorang yang menjalani diet cenderung kehilangan lemak putih sejati yang dibutuhkan tubuh. Sebelum Anda mulai mempraktikkan cara menghilangkan lemak di perut, Anda harus ingat bahwa lemak dan lemak viseral ditemukan di bawah kulit untuk menghilangkannya.

Perhatikan jenis dan proporsi makanan yang Anda makan. Turunkan total asupan kalori, perbanyak konsumsi buah, sayuran, biji-bijian dan sumber protein rendah lemak lainnya. Ganti lemak jenuh dan lemak trans dengan lemak tak jenuh.

Tak hanya itu, beberapa cara menghilangkan lemak di perut akan sia-sia jika Anda tidak menambahkan olahraga untuk mengurangi perut pada program diet Anda. Olahraga akan mengurangi lebih banyak lemak viseral di perut dan juga menurunkan tekanan darah dan kolesterol.

Lakukan aktivitas fisik sedang hingga berat selama 30-60 menit sehari dengan berat badan atau jongkok untuk mempertahankan berat badan, tegang abs dan hilangkan lemak di perut. Jika berolahraga secara teratur, setidaknya sampai lima hari dalam seminggu, Anda bisa mulai dengan intensitas latihan yang lebih intens.

Selain diet dan olahraga, istirahat dan tidur yang tepat, yaitu 6 sampai 8 jam sehari, dan manajemen stres, bisa membantu proses penurunan berat badan dan mengurangi lemak perut. Nah, tunggu apa lagi? Mari kita mulai gaya hidup sehat mulai sekarang!

Comments

(0 Comments)

Your email address will not be published. Required fields are marked *